Butuh Bantuan? Customer Service penerbit alquran khusus wanita siap melayani dan membantu Anda dengan sepenuh hati.
Beranda » » Pentingnya Memuliakan Wanita Menurut Alqur’an

Pentingnya Memuliakan Wanita Menurut Alqur’an

Ditulis pada: 15 May 2019 | Kategori:

Ciri agama Islam adalah agama yang sempurna yaitu fakta tentang kewajiban memuliakan wanita, memberi penjagaan terbaik, dan memperhatikan hak-haknya.

Malahan, agama Islam memberi peringatan agar jangan pernah menyakiti dan menzalimi perempuan.

Lantas, apa saja bentuk dan cara memuliakan wanita dalam Islam (Alquran dan Hadis)?

Allah Memuliakan Manusia, Pria dan Wanita

Barangsiapa yang mempelajari dalil Alquran, niscaya dia akan menemukan bahwa Allah sangat memuliakan manusia:

Pertama: Memuliakan secara umum

Firman Allah SWT yang berbunyi:

وَلَقَدْ كَرَّمْنَا بَنِي آدَمَ وَحَمَلْنَاهُمْ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ وَرَزَقْنَاهُم مِّنَ الطَّيِّبَاتِ وَفَضَّلْنَاهُمْ عَلَى كَثِيرٍ مِّمَّنْ خَلَقْنَا تَفْضِيلاً

Dan sungguh sudah Kami muliakan anak keturunan Adam, Kami angkat mereka di darat dan di lautan, Kami berikan rezeki dari yang baik-baik dan Kami beri lebih mereka dengan ‘kelebihan’ yang sempurna dibanding kebanyakan makhluk lain yang telah Kami ciptakan. (QS. al-Isra’ [17]: 70)

Ahli tafsir Ibnu Katsir menjelaskan ayat di atas, bahwa Allah memuliakan keturunan Adam, dalam penciptaan-Nya yang adalah sebagus-bagus bentuk serta sempurna.

Kedua: Memuliakan secara khusus

Termasuk kemuliaan apabila kita diberi hidayah untuk masuk Islam, serta senantiasa taat kepada Allah.

Dan itulah makna sebenar-benarnya arti “kemuliaan” . Sebab, Islam adalah Dinnullah, agama yang tinggi serta mulia.

Bentuk-Bentuk Ajaran Alquran Tentang Cara Memuliakan Wanita

Al-Qur’an menerangkan supaya kita berbuat baik dan memuliakan kaum wanita, di antara contoh-contohnya adalah:

1. Perintah agar memperlakukan wanita dengan baik

Allah memerintahkan untuk memperlakukan wanita dengan mulia, caranya adalah dengan menjungjung hak mereka serta melarang siapa pun untuk menyakiti kaum wanita. Salah satunya dalam urusan perceraian,

Allah SWT berfirman:

الطَّلاَقُ مَرَّتَانِ فَإِمْسَاكٌ بِمَعْرُوفٍ أَوْ تَسْرِيحٌ بِإِحْسَانٍ وَلاَ يَحِلُّ لَكُمْ أَن تَأْخُذُواْ مِمَّا آتَيْتُمُوهُنَّ شَيْئاً إِلاَّ أَن يَخَافَا أَلاَّ يُقِيمَا حُدُودَ اللّهِ فَإِنْ خِفْتُمْ أَلاَّ يُقِيمَا حُدُودَ اللّهِ فَلاَ جُنَاحَ عَلَيْهِمَا فِيمَا افْتَدَتْ بِهِ تِلْكَ حُدُودُ اللّهِ فَلاَ تَعْتَدُوهَا وَمَن يَتَعَدَّ حُدُودَ اللّهِ فَأُوْلَـئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ

Talak/perceraian dua kali. Itu boleh rujuk lagi dengan cara yang baik/ma’ruf atau menceraikan dengan cara yang baik/ma;ruf. Sungguh Tak halal bagimu (suami) mengambil kembali sesuatu yang telah kamu berikan pada mereka, kecuali apabila keduanya (suami istri) khawatir tidak bisa menjalankan hukum-hukum Allah.

Apabila kamu khawatir bahwa keduanya (suami istri) tidak bisa menjalankan hukum-hukum Allah, maka tidak ada dosa bagi keduanya (suami istri) tentang bayaran yang dikembalikan oleh istri untuk menebus dirinya.

Itulah hukum-hukum Allah, maka jangan kamu melanggarnya. Barangsiapa yang sengaja melanggar hukum-hukum Allah mereka adalah orang-orang yang zalim. (QS. al-Baqarah [2]: 229)

2. Mewajibkan pada suami untuk membayar mahar

Allah swt berfirman:

وَآتُواْ النَّسَاء صَدُقَاتِهِنَّ نِحْلَةً فَإِن طِبْنَ لَكُمْ عَن شَيْءٍ مِّنْهُ نَفْساً فَكُلُوهُ هَنِيئاً مَّرِيئاً

Datangkanlah mahar pada wanita (yang akan kamu nikahi) sebagai pemberian (simbolis) dengan penuh kerelaan. Jika kemudian mereka memberikan pada kamu sebagian dari mahar itu dengan senang hati (tanpa paksaan), maka ambil pemberian itu (sebagai makanan) yang hanif lagi baik akibatnya, (QS. an-Nisa’ [4]: 4)

3. Berhak mendapat warisan

Cara memuliakan wanita yaitu dengan memberikan warisan yang memang adalah haknya.

Allah berfirman:

لِّلرِّجَالِ نَصيِبٌ مِّمَّا تَرَكَ الْوَالِدَانِ وَالأَقْرَبُونَ وَلِلنِّسَاء نَصِيبٌ مِّمَّا تَرَكَ الْوَالِدَانِ وَالأَقْرَبُونَ مِمَّا قَلَّ مِنْهُ أَوْ كَثُرَ نَصِيباً مَّفْرُوضاً

Bagi laki-laki ada haknya dari harta peninggalan ibu-bapa dan kerabatnya, dan bagi wanita juga ada haknya dari harta peninggalan ibu-bapa dan kerabatnya, baik itu sedikit maupum banyak menurut yang telah ditetap-kan. (QS. an-Nisa’ [4]: 7)

4. Dalam hal ketaatan pada Allah pria dan wanita sama 

Wanita sama diperintah untuk taat pada Allah sebagaimana laki-laki.

Keduanya akan mendapat ganjaran sesuai dengan kesungguhan dan usaha masing-masing. Firman Allah swt:

إِنَّ الْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْقَانِتِينَ وَالْقَانِتَاتِ وَالصَّادِقِينَ وَالصَّادِقَاتِ وَالصَّابِرِينَ وَالصَّابِرَاتِ وَالْخَاشِعِينَ وَالْخَاشِعَاتِ وَالْمُتَصَدِّقِينَ وَالْمُتَصَدِّقَاتِ وَالصَّائِمِينَ وَالصَّائِمَاتِ وَالْحَافِظِينَ فُرُوجَهُمْ وَالْحَافِظَاتِ وَالذَّاكِرِينَ اللَّهَ كَثِيراً وَالذَّاكِرَاتِ أَعَدَّ اللَّهُ لَهُم مَّغْفِرَةً وَأَجْراً عَظِيماً

Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyu’, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar. (QS. al-Ahzab [33]: 35)

5. Allah melaknat orang yang tidak suka melahirkan anak wanita

Orang-orang musyrik zaman dulu tidak senang bila memperoleh anak wanita.

Allah mencela mereka dalam firman-Nya:

وَإِذَا بُشِّرَ أَحَدُهُمْ بِالأُنثَى ظَلَّ وَجْهُهُ مُسْوَدّاً وَهُوَ كَظِيمٌ. يَتَوَارَى مِنَ الْقَوْمِ مِن سُوءِ مَا بُشِّرَ بِهِ أَيُمْسِكُهُ عَلَى هُونٍ أَمْ يَدُسُّهُ فِي التُّرَابِ أَلاَ سَاء مَا يَحْكُمُونَ

Dan apabila seseorang dari mereka diberi kabar dengan (kelahiran) anak perempuan, hitamlah (merah padamlah) mukanya, dan dia sangat marah. Ia menyembunyikan dirinya dari orang banyak, disebabkan buruknya berita yang disampaikan kepadanya. Apakah dia akan memeliharanya dengan menanggung kehinaan ataukah akan menguburkannya ke dalam tanah (hidup-hidup)? Ketahuilah, alangkah buruknya apa yang mereka tetapkan itu. (QS. an-Nahl [16]: 58-59)

6. Melarang menuduh wanita muslimah yang suci

Tuduhan fitnah dan keji seperti perzinaan pada seorang wanita adalah pelanggaran yang berat. Allah swt berfirman:

وَالَّذِينَ يَرْمُونَ الْمُحْصَنَاتِ ثُمَّ لَمْ يَأْتُوا بِأَرْبَعَةِ شُهَدَاء فَاجْلِدُوهُمْ ثَمَانِينَ جَلْدَةً وَلَا تَقْبَلُوا لَهُمْ شَهَادَةً أَبَداً وَأُوْلَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ

Dan orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik (berbuat zina) dan mereka tidak mendatangkan empat orang saksi, maka deralah mereka (yang menuduh itu) delapan puluh kali dera, dan janganlah kamu terima kesaksian mereka buat selama-lamanya. Dan mereka itulah orang-orang yang fasik. (QS. an-Nur [24]: 4)

Inilah petunjuk al-Qur’an yang berhubungan dengan cara memuliakan wanita; sebuah petunjuk yang penuh hikmah karena langsung dari sumbernya. Petunjuk inilah yang seharusnya kita tempuh. Wallahu alam.

Pentingnya Memuliakan Wanita Menurut Alqur’an | Penerbit Alquran untuk Wanita | 085315129995

Tags: allah memuliakan manusia, allah memuliakan wanita, alquran bagusX alquran muslimahX alquran onlineX alquran pelangiX alquran terjemahX alquran wanitaX belanja onlineX penerbit alquranX penerbit jabalX tafsir alquran, alquran bandung, alquran indonesia, alquran muslimah, alquran online, alquran untuk muslimah, alquran untuk wanita, alquran wanita, indonesia, islam memuliakan wanita, memuliakan wanita, muslimah baik, muslimah bandung, muslimah indonesia, muslimah sholehah, wanita dan alquran, wanita muslimah, wanita muslimah bandung

Komentar dinonaktifkan: Pentingnya Memuliakan Wanita Menurut Alqur’an

Maaf, form komentar dinonaktifkan untuk produk/artikel ini

Artikel Blog Terbaru

Fitnah & Hoaks yang Menimpa Istri Rasulullah

Ditulis pada: 17 July 2019

Bagaimana bisa istri Rasulullah terkena fitnah hoaks? Suatu hari Aisyah ikut Rasulullah SAW bersama rombongan. Tatkala rombongan hampir sampai di Madinah, Rasulullah SAW mengomandokan kepada rombongan untuk beristirahat sejenak. Aisyah pun keluar dari sekedupnya untuk suatu keperluan. Saat kembali ke... Baca selengkapnya »

Grosir Alquran Cantik | Makna Cantik dalam Alquran

Grosir alquran cantik Ditulis pada: 9 July 2019

Grosir Alquran Cantik Penerbit dan Grosir Alquran Cantik Jabal menyediakan beragam jenis Alquran berkualitas, mulai dari harga eceran hingga harga grosir. Kontak Penerbit Jabal HP/WA: 087777500661 / 085315129995 Telp/Fax: 022-7809282 Email: penerbit_jabal@yahoo.com Jl. Desa Cipadung No 47 Cibiru Bandung Jawa Barat, Indonesia Instagram: @Penerbit.Jabal Makna... Baca selengkapnya »

Buku Anak Perempuan – Kisah Islami Pengantar Tidur

Ditulis pada: 3 July 2019

Informasi Buku Kisah Islami Pengantar Tidur Anak Perempuan Judul: Kisah Islami Pengantar Tidur Anak Perempuan Penulis: Chandra Kurniawan Penerbit: Penerbit Alquran Jabal Berat: 0.20 kg Jumlah Halaman: 100 Lembar Dimensi (L x P): 19 x 24 cm Jenis Cover: SC Kategori / Tema: Anak Bahasa: Indonesia Kondisi: Baru... Baca selengkapnya »

Wanita-wanita Hebat Zaman Nabi

Ditulis pada: 27 June 2019

Aisyah binti Abi Bakar. Wanita muda yang merupakan istri kinasih Rasulullah ini sangat aktif belajar. Kedekatannya dengan suaimnya yang agung dan rumahnya yang berada persis di samping masjid membuatnya berkesempatan untuk belajar dengan sangat baik. Imam Hakim mengatakan, seperempat hukum-hukum... Baca selengkapnya »

Khadijah, Wanita yang Alim

Ditulis pada: 25 June 2019

Bangsa arab dikenal sebagai bangsa yang buta huruf, tidak pandai baca dan tulis. Akan tetapi, di kalangan suku Qurays pada waktu itu terdapat seorang wanita bernama Khadijah, ia pintar membaca, ia bisa membaca kitab Taurat dan Injil bahkan ia juga... Baca selengkapnya »